RESUME KE- 23 KBMN 29 MENULIS BIOGRAFI
RESUME KE-23 KBMN 29 MENULIS BIOGRAFI LELY SURYANI, S.Pd.,SD. JUMAT, 18 AGUSTUS 2023
Dunia mengenal dan mengenangmu karena tulisanmu. Sungguh merupakan motivasi yang memasok energi setelah meluluhlantakkan emosi.
Sebuah petuah keramat yang perlu diresapi, kata Imam Ghozali, "Jika kamu bukan anak Raja, dan bukan anak Ulama besar, maka menulislah!"
Banyak teladan yang menginspirasi, seperti Nelson Mandela, Presiden Kulit Hitam di Negerinya sendiri, Pejuang Apharteit; Thomas Alfa Edison sang penemu Listrik; atau Mahatma Gandhi, yang terkenal dengan ajarannya
Di Persada ini juga banyak Tokoh teladan yang menginspirasi, seperti Kartini pencetus gerakan 'Wanita harus berpendidikan, bukan konco wingking; Soekarno-Hatta, pasangan Pahlawan Pejuang yang memerdekakan Indonesia, atau BJ. Habibie yang kecerdasannya diakui dunia, beliaulah yang mensejajarkan Indonesia dengan negara maju di dunia, karena kemahirannya mencipta Pesawat terbang?
Semua itu abadi dan dikenang dunia sepanjang masa, tidak saja oleh bangsanya sendiri tetapi juga dunia. Bagaimana kita bisa mengenalinya? Karena jasa orang lain yang menuliskan biografi mereka.
Malam ini kita akan diajak belajar menulis biografi oleh seorang yang sudah berpengalaman menuliskan biografi bagi Founder kita KBMN, Dr. Wijaya Kesumah, M.Pd. Beliau adalah Ibu Lely Suryani, S.Pd., SD.
Pembicara malam ini adalah orang yang tidak asing lagi bagi warga Komunitas Penulis, utamanya yang tergabung dalam KBMN PB PGRI. Beliau adalah salah satu anggota TSO yang telah beberapa kali menemani peserta pelatihan KBMN 28, maupun Kelas Public Speaking. Selain menjadi Moderator yang cukup handal, beliau juga seorang pembicara sekaligus Motivator yang handal.
Malam ini Bu Lely, yang seorang Guru SD Negeri 1 Gumelem, Banjarnegara ini akan mengajari kita bagaimana menulis biografi. Beliau ditemani seorang Bapak muda, yang juga potensial, yaitu Bapak Mulyadi, M. Pd.
Terlalu banyak karya dan prestasi yang dimiliki oleh pembicara kita malam ini. Oleh karena itu sebagaimana moderator, kita dipersilakan membuka link berikut ini. . https://lelysuryanikreatifinspiratif.blogspot.com/2023/01/profil-lely-suryani.html
Materi Bu Lely terbagi atas beberapa bagian. 1. Apakah Biografi itu?, 2. Apa tujuan menulis Biografi?, 3. Bagaimana menulis Biografi?, 4. Contoh penulisan Biografi., 5. Apa perbedaannya dengan Autobiografi?, 6. Apa tujuan menulis Autobiografi?, 7. Bagaimana cara menulis Autobiografi, 8. Contoh penulisan Autobiografi.
Di Resume ini, saya akan mencoba menyelaraskan antara Materi pada KBMN 28 dan yang hari ini dipublikasikan di Melintas.id
Apakah Biografi itu? Kata bografi berasal dari bahasa Yunani bios yang berarti hidup, sedangkan grafien artinya menulis. Sementara menurut KUBI WJS. Poerwadarminta, biografi diartikan sebagai riwayat hidup, KBBI menjelaskan pengertian biografi dengan tulisan tentang seseorang yang ditulis oleh orang lain
Biografi Om Jay yang ditulis Bu Lely SuryaniBagaimana dengan autobiografi? Yaitu tulisan tentang riwayat hidup yang ditulis sendiri oleh yang bersangkutan.
Apa tujuan menulis Biografi? Tujuannya sudah tentu mengabadikan riwayat hidup seseorang (biasanya tokoh), agar bisa menginspirasi, dan menjadi teladan bagi pembaca, atau generasi selanjutnya. Contohnya, Biografi Ir. Soekarno Presiden Pertama RI, Biografi BJ. Habibie, orang cerdas yang memiliki kemahiran istimewa. Pernah menonton Film Ainun-Habibie? Film ini dibuat berdasarkan biografi Habibie.
Adakah manfaatnya menulis biografi? Sudah pasti ada, selain pada tujuan di atas yang lebih bisa dijabarkan seperti berikut. 1. Sebagai inspirasi, Sudah jelas, karena yang ditulis adalah riwayat hidup seorang tokoh, pastilah kita bisa mempelajari dan meneladani perjuangannya meraih prestasi. 2. Sebagai motivasi, Bagi yang bersangkutan, biografinya akan memotivasi dirinya untuk berkarya lebih baik lagi. Sementara bagi orang lain atau pembaca, biografi seseorang akan memberikan pengaruh besar pada dirinya untuk juga berusaha keras agar bisa meraih prestasi sebagaimana sang tokoh, dan berusaha agar hidupnya bisa lebih bermanfaat bagi orang lain.
Apa ciri-ciri Biografi? 1. Menggunakan bahasa Indonesia baku, Biografi adalah riwayat hidup seseorang (biasanya karena ketokohannya), yang ditulis berdasarkan fakta dan kenyataan. oleh karena itu ditulis dalam bahasa baku. Tentu saja gaya penulisannya pun baku. 2. Berupa kisah atau narasi, Biografi adalah tulisan yang menceritakan riwayat hidup seseorang. Biasanya berupa kisah perjalanan hidup dari sejak lahir, masa kecil hingga akhirnya dewasa, bahkan kisah asmaranya, hingga menjadi orang sukses yang patut diteladani. Jadi berupa kisah yang bisa memberikan inspirasi dan motivasi bagi orang lain. 3. Isinya memberikan dampak positif bagi pembacanya. Karena kisahnya bercerita tentang perjuangan seseorang meraih keberhasilan atau sukses hidupnya.
Bagaimana menulis Biografi? Untuk dapat menulis biografi kita harus paham dulu strukturnya. Perhatikan berikut ini. Struktur Biografi. 1. Orientasi, Isinya berupa kisah yang memberikan informasi mengenai latar belakang atau peristiwa yang berkaitan dengan siapa, kapan, di mana, dan bagaimana. 2. Peristiwa penting (Important event, record of events) Biografi umumnya berisi catatan-catatan peristiwa penting yang disusun secara berurutan menurut kronoligi (berdasarkan urutan waktu), 3. Reorientasi Lazimnya berupa simpulan dari perjalanan hidup tokoh yang dibiografikan.
Tahapan dalam penulisan biografi 1. Menentukan siapa tokoh yang hendak dituliskan biografinya. 2. Memeroleh Ijin Secara etis, seorang penulis biografi harus memeroleh ijin dari tokoh yang bersangkutan atau keluarganya. 3. Mencari dan mengumpulkan sumber data. Sumber data harus valid, oleh karena itu jika itu berasal dari seseorang, haruslah orang yang benar- benar tahu perjalanan hidup sang tokoh. 4. Mulailah menulis Bila semua data yang diperlukan telah terkumpul mulailah menulis dengan mengurutkan kejadian atau peristiwa. Misalnya, dari ketika sang tokoh masih kanak-kanak, sekolah, hingga dewasa, dan bagaimana perjuangannya hingga meraih kesuksesan. 5. Komunikasi intensif Pastikan setiap bagian memeroleh persetujuan dari tokoh yang bersangkutan atau keluarganya. Jika ada bagian yang tidak disetujui, penulis biografi harus mengganti atau menghapusnya. Oleh karena itu dibutuhkan hubungan yang baik antara penulis biografi dan toko yang bersangkutan atau keluarganya. Hal ini perlu agar yang ditulis sesuai dengan harapan. 6. Finishing Setelah semua ditulis dan telah disetujui tokoh, lakukan pengecekan kembali dari awal hingga akhir. Termasuk dalam kegiatan ini adalah proses editing terhadap tulisan. 7. Proses Cetak Pada tahapan ini penulis juga harus berkomunikasi pada tokoh atau keluarganya tentang publikasi yang dikehendaki, berapa yang akan dicetak dalam bentuk seperti apa, atau mungkin ada yang hendak dipublikasikan secara online. Pastinya sebuah biografi haruslah dipublikasikan secara luas, karena isinya sangat bermanfaat bagi khalayak.
Perbedaan Biografi dengan Autobiografi Telah dijelaskan di muka, jika biografi ditulis oleh orang lain. Sementara Autobiografi adalah riwayat dan perjalanan hidup penulisnya sendiri.
Apa Tujuannya? Tujuan utama menulis autobiografi adalah untuk membagikan kisah hidup dan pengalaman pribadi ses kepada pembaca. Bisa bersifat evaluatif terhadap perjalanan hidupnya, dan keberhasilan yang telah dicapainya, agar lebih bersemangat dan meningkatkan motivasi untuk berkarya lebih baik.
Tujuan Khusus 1. Meningkatkan pemahaman diri. Menulis autobiografi dapat membantu seseorang memahami dirinya sendiri lebih baik dengan merefleksikan peristiwa penting dalam hidupnya dan menghubungkan dengan pola-pola dalam pengalaman hidup. 2. Merawat kenangan. Autobiografi juga dapat berfungsi sebagai catatan kenangan bagi penulis dan keluarganya, di samping dapat membantu mempertahankan warisan keluarga. 3. Menjadi inspirasi. Autobiografi dapat menjadi sumber inspirasi bagi pembaca, terutama bagi orang yang mengalami situasi serupa atau menghadapi kesulitan dalam hidup. 4. Memberikan wawasan. Autobiografi dapat memberikan wawasan tentang sejarah, budaya, dan lingkungan sosial di mana penulis hidup dan bekerja, sehingga dapat membantu pembaca memahami kondisi dan konteks kehidupan penulis. 5. Membangun identitas dan citra publik. Autobiografi juga dapat membantu seseorang membangun identitas dan citra publik mereka, baik dalam konteks pribadi maupun profesional.
Contoh Penulisan Autobiografi Perjalanan Menembus Langit Cinta dan Cita.
Semarang, Jumat, 18 Agustus 2023
Hadi Riwayati Utami
Komentar
Posting Komentar